Rabu, 22 Januari 2014
seniman
Dalam dunia seni, pelukis adalah orang yang menciptakan karya seni dua dimensi berupa lukisan. Selain pelukis, istilah yang pernah populer sebagai padanan kata ini adalah ahli gambar. Hal tersebut dibuktikan dengan pernah berdirinya sebuah komunitas para pelukis Indonesia
dengan nama Persatuan Ahli Gambar Indonesia (Persagi) pada tahun 1938.
Komunitas ini bertujuan sebagai ajang belajar dan berbagi di antara para
pelukis Indonesia saat itu.ABSTRAKPenelitian yang berjudul Persaingan Seni Visual Jalanan Dalam
Ruang Publik Kota Surabaya bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk
persaingan yang muncul dalam lingkungan pergaulan seniman komunitas
visual jalanan ketika karya-karya yang mereka buat akhirnya harus timpa
menimpa. Peneliti menganggap penelitian ini penting karena seni visual
jalanan yang selama ini banyak terdapat di tembok-tembok kota ternyata
memiliki realitas lain menarik untuk diungkap.Penelitian ini dilakukan
di Surabaya menggunakan dengan metode kualitatif, dengan tipe penelitian
deskriptif, dengan menggunakan wawancara mendalam. Penelitian
menggunakan informasi yang disampaikan lima orang seniman visual jalanan
sebagai Subyek. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teori
interaksionisme simbolik dari Herbert Blumer dan Stratifikasi Konflik
Randall Collins untuk menganalisis hasil temuan data. Hasil penelitian
menunjukan, perilaku seniman dalam memperebutkan lokasi untuk berkarya
memunculkan persaingan dalam bentuk timpa menimpa gambar, namun tidak
menutup kemungkinan adanya bentuk bentuk lain seperti
intimidasi.Beberapa seniman mengatakan timpa menimpa gambar adalah hal
yang wajar terjadi, sementara yang lain beranggapan menimpa gambar
merupakan media pemicu permusuhan diantara seniman visual jalanan.
Perbedaan ini disebabkan beragamnya karakteristik masyarakat perkotaan,
sehingga perbedaan persepsi tentang konsep seni visual jalanan dan timpa
menimpa gambar menjadi pemicu persaingan yang terjadi diantara sesama
seniman.Kata kunci: seniman, seni visual jalanan, persaingan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar